| |
|
Kamis, 28 Agustus 2008 @ 07:51 WIB - Diari
Sharing lagi ah dengan bloggers.....
Sekarang kan lagi musim pencalonan dimana-mana, baik itu calon Anggota Legislatif, Calon Bupati, Walikota atau Gubernur dan mungkin sebentar lagi calon Presiden juga.
Aku pengen cerita tentang CALEG neh. Dari berita yang kuketahui, bahwa tanggal 19 Agustus adalah dead line pendaftaran calon anggota legislatif. Jujur berita itu kurang menarik perhatianku, meskipun ada beberapa surat undangan yang masuk dari sekretariat partai untuk mengikuti rapat pengurus .Dan rapat itu tidak aku hadiri, karena alasan belum sehat bener. Sudah empat kali berturut-turut aku tidak ikut rapat. Eh..ya..dua tiga bulan sebelumnya isue tentang siapa-siapa saja yang yang bakal dicalonkan jadi CALEG sech sudah berhembus.
Aku malahan lebih tertarik melanjutkan pembuatan novelku, sharing di blog, menulis puisi dan merasakan jatuh cinta...waakkkkk...boong deh...  Sekedar untuk diketahui saja, aku adalah pengurus salah satu partaii yang membidangi masalah komunikasi (partai gede loh...hihihihi...) 
Sehari kemudian tanggal 20 pagi-pagi, rumahku kedatangan salah seorang pengurus juga yang mengabarkan bahwa namaku sudah didaftarkan ke KPU menjadi salah satu calon legislatif ,...kiamaaaaaattt..kufikir...bener-bener kiamat..  Aku tanya koq bisa mendaftarkan tanpa minta persetujuanku dahulu..? Dengan seribu bacotan dia meyakinkanku, karena itu sudah menjadi keputusan rapat harian tanggal sekian, sudah sesuai dengan plat form, AD ART, bla..bla..bla.. Kunyuk teh...gak ngomong dulu...!!! 
Menurut info dari dia juga bahwa aku menjadi calon dari wilayah III untuk daerah pemilihan meliputi 6 kecamatan di Garut Utara, dengan nomor urut 2...wekekekekekk...teloooo...kansnya gede juga ceh...hhuaziiiiihh... 
Lah intinya, partai sudah mendaftarkan namaku ke KPU. Segera aku diminta menyelesaikan segala persyaratan administrasi termasuk di dalamnya mengeluarkan biaya general chek up sebesar 850 ribu, huh...gratis atuh euy...!! Apabila sampai dengan batas akhir yakni tgl 24 September 2008, belum juga menyelesaikan persyaratan, maka namaku dicoret dari KPU. CORET aja....aku maki dalam hati...!! Emang enak jadi CALEG..? Yang enak itu jadi ANGGOTA LEGISLATIF ..huwahahaha....gak deh becanda... 
Perlu waktu beberapa hari untuk memutuskan ya dan tidak. Maju gak...maju gak..maju gak....???? Aku diskusi dengan anak-anak, mamah, papah, adik-adik, mereka sepakat mengatakan ..MAJUUUUUUUU..!! Aku mencoba bertanya pada hati nurani, dan jawabannya, sampai saat ini masih berada diantara keduanya. Jujur aku masih punya sesuatu yang ingin kucapai, masih ada idealisme yang tertinggal di ujung sana dan aku harus meraihnya...ya harus. Memang sich menjadi wakil rakyat, bukan jembatan satu-satunya untuk sampai ke arah sana. Inikah peluangku untuk meraihnya..? Aku raba lagi hatiku, ragu.. Ragu adalah pekerjaan syetan.
Ada konsekuensi logis yang mesti kupertaruhkan andai aku maju dalam pertarungan ini... Yupe bagaimanapun, buatku ini adalah sebuah pertarungan, dbila aku putuskan maju, berarti aku harus siap duel dengan "siapapun" dan melawan "apapun"juga. Iyyhhhhhh..koq jadi ngeri euy pas nulis kata di dalam tanda petik...hiiiiiyyy....
Bloggers, Mau gak memberi masukan buatku untuk meyakinkanku agar aku tidak salah langkah dan salah mengambil keputusan..? Aku butuh masukan dan pemikiran semuanya...please help me...
Luve U All...  Muwaaaaaaachhh...
|
Disarankan: 0
 |
| |
herdiboy2 Kamis, 28 Agustus 2008 @ 08:18 WIB
 (Reply)
kalo setengah hati mending jangan.. tapi kalo sudah mantap.. ga ada salahnya koq jadi caleg.. kan tambah keren.. penulis, bloggers dan caleg juga.. (nambah title gitu lohh) wakakakak! kalo udah jadi, jangan lupa membawa aspirasi rakyat ya ? terutama rakyat bloggers.. hihihihi
 |
 |
| |
 |
okky Kamis, 28 Agustus 2008 @ 08:40 WIB
huwaaaaaaaaaaa..... masih seperempat hati malah bro... terima kasih masukannya...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
harry_zoe Kamis, 28 Agustus 2008 @ 09:13 WIB
 (Reply)
kenapa nggak?hayo bund...maju.... go bunda go go bunda go go bunda go sambil nari hula"
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Kamis, 28 Agustus 2008 @ 09:23 WIB
go..ya... go..ya...  kensnya cukup gede ...no urut 2 gitu....
takut jadi.... 
mikir lagi aaaaaahhhh.....
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
nia_bjm Kamis, 28 Agustus 2008 @ 09:31 WIB
 (Reply)
whaaaaaaaaa .. kalau mbak okky jd anggota nii, bloggnya kira-kira berubah haluan ga yaa .. 
bawa sholat istikhorah az mbak, paan kalau didaftarin bagus tuu .. ga daftarin sendiri ..
gbu
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Kamis, 28 Agustus 2008 @ 09:39 WIB
hahahaha.....dipastikan dari sekarang kalo blognya gak akan berubah....hahahaha  masih bakalan full amor dan jambon..kyaaaaaaaa....
btw... nia dukung neh...ceritanya..??!!
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
haerulsohib Kamis, 28 Agustus 2008 @ 09:58 WIB
 (Reply)
menurut saya , kalau ngak mengganggu aktivitas yang lain, ngak masalah kok, jadi caleg adalah perjuangan juga untuk membantu rakyat.....ya...tergantung dari hati nurani kita, dan memang sih tidak mudah menjadi caleg apalagi sudah menjadi anggota, salah langkah sdiki bisa jadi sorotan media......hehehehehe.....tapi bersyukurlah karena bunda masih dipercaya oleh partainya.....
kalau saya mah....cuma jadi satgas pribadi (elite) partai...bukan main resikonya....tapi itu dulu...sekarang mah..udah berhenti....sekarang di belakang layar aja...hehehehee...oke it's depend on bunda....
 |
 |
| |
 |
bunda Kamis, 28 Agustus 2008 @ 10:18 WIB
ada yang menggelitik hati saya rul, tentang kesetaraan gender... di garut dari 45 anggota, cuman 1 wanita dan 44 orang adalah laki-laki.
yang lebih menarik, cuma 1 pula yang terbebas dari penyelidikan polda karena terlibat kasus-kasus hukum, yaitu anggota legislatif wanita. saya wajib angkat topi setinggi-tingginya untuk teman saya, sist alit di legislatif garut...!!
hayah.... saya jadi berfikir, kenapa tidak kesemuanya peluang untuk wanita terisi di legislatif...? tergantung partainya juga seberapa besar partai memberi kesempatan buat wanita untuk menjadi wakil mereka di badan legislatif.
sepertinya hal ini yang ingin saya dobrak... lepas dari saya maju atau tidak...
begitu rul....!!
|
 |
 |
| |
 |
bunda Kamis, 28 Agustus 2008 @ 10:50 WIB
pada tahun 2004 saya pernah menulis di beberapa harian tentang " kesempatan kaum wanita untuk menempati gedung legislatif " kebetulan filenya masih ada.
pada masa itu ada 3 orang perempuan yang menjadi anggota, golkar, p3 dan pdip. nah untuk periode selanjutnya malah menurun hanya diwakili oleh seorang saja dari golkar.
sekarang bagaimana..? itu pertanyaan yang menggelitik dan jadi tantangan buat saya...wallahu alam bissowab
|
 |
 |
| |
 |
haerulsohib Jumat, 29 Agustus 2008 @ 00:22 WIB
saya dukung deh, memang wanita perlu mendapat tempat yang terhormat di muka bumi ini, karena wanita lah lelaki ada...lelaki dilahirkan oleh seorang ibu yang notabene adalah wanita....ayo maju wanita indonesia
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
riu_aj Kamis, 28 Agustus 2008 @ 14:18 WIB
 (Reply)
bagus dunk ! aku juga kemaren mau didaftarkan, tapi karena tawarannya pas hari terakhir, jadinya aku nggak sanggup ngurus surat-suratnya, batal deh [b)] mungkin tahun depan akan aku siapin lagi, doain ya......
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Kamis, 28 Agustus 2008 @ 14:29 WIB
seepp.... lima tahun lagi loh....siapkan saja dari sekarang... seepp....semangat...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
coffee tozie Kamis, 28 Agustus 2008 @ 16:43 WIB
 (Reply)
oks ... bunda .. didukung dech. tunggu aku paling sebulan sehabis lebaran bisa pulkam.
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Kamis, 28 Agustus 2008 @ 17:56 WIB
jaaahh..pulang sekarang napa c..? kalau jadi, aku kan butuh buat networking nya cuuuiii...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
koesplator Kamis, 28 Agustus 2008 @ 19:19 WIB
 (Reply)
didukung 100% deh .... ga usah dipikir lagi maju terus, karena ini dapat memacu semangat hidup bunda yang akhir-akhir ini agak d r o p, tapi tetap jangan 'ngoyo' kesehatan tentu lebih penting dari segalanya
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Kamis, 28 Agustus 2008 @ 19:35 WIB
wakakkkksss.... ya mas koes...pertimbangan saya kan masalah kesehatan aja..lain tidak. berarti gini aja deh, kalau sehat berarti maju, kalau sakit berarti gak..hehehe
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
edy Kamis, 28 Agustus 2008 @ 21:03 WIB
 (Reply)
pilih maju terus ? saya tdk tahu apa nanti kendalanya bagi kegiatan bunda (yg paham bunda sendiri). tidak maju ? kok sayang sekali rasanya dilewatkan ? dan lagi ikut partai dulu tujuaannya apa sih ? menurut saya : maju terus aja !, niat bismillah, segala yang dilakukan semata ibadah kepada allah, dimanapun jalan yg ditempuh. seandainya jadi kepilih, paling tidak bunda banyak kegiatan yang menurut saya sedikit banyak akan "menghilangkan" memori-2 sedih yg pernah dialami. jadi nggak ada lagi waktu luang untuk teringat kemasa itu. so...nggak perlu lagi bawa saputangan klo mampir ke blogbubu_
|
|
 |
 |
 |
| |
khoiri_se Kamis, 28 Agustus 2008 @ 21:30 WIB
 (Reply)
aku hanya bisa melengoss...hoosss.... aku sudah muntah-muntah dicekoki janji2 palsu caleg.....tapi buktinya tidak ada. di saat rakyat sedang dalam kesusahan, ee..malah pasa wisata ke luar negeri.... tapi perlu juga orang yang benar2 memperjuangkan hati nurani rakyat masuk di legislatif untuk mengontrol anggota yang sudah kelewatan....
|
|
 |
 |
 |
|
|
Rabu, 27 Agustus 2008 @ 09:39 WIB - Diari
Semenjak kaki ini berpijak pada bumi, aku diperkenalkan Tuhan pada tiga lelaki, yang padanya cinta ini kutaburkan. Di hati mereka kegilaanku kusemaikan Inilah mencintai, dicintai lalu akhirnya bergeser seinci saja menjadi sirna?
Lelaki pertama itu mengabarkan suka, menebarkan aroma-aroma bunga. Lalu disimpannya benih hingga berkali aku meregang nyawa, untuk sebuah takdir yang sudah tertulis di tanganku Lalu sembilas belas musimpun berganti, lelaki itu memperkenalkanku pada seorang wanita yang kubayangkan berwajah lembut, seperti bunga. Perih. Karena ternyata ia lebih memilih perempuan itu. Aku cemburu. Bagaimana mungkin perempuan sepertiku mampu memberikan yang terbaik bagi lelaki yang kutahu merindukan perempuan sebagai tempat untuk pulang. Aku tidak siap menjadi rumah bagi laki-laki. Kuyakinkan bahwa benar-benar ia akan melupakanku, meski kutahu ia tak akan mencintai perempuan itu melebihi cintanya padaku. Maka kukatakan : Pergilah, berpikir saja tentang dirimu sendiri, sementara tetap saja aku perempuan yang ingin melewati musim dengan seribu mimpi
Untuk terakhir kalinya, pagi itu, aku menyerah pada pelukannya yang hangat. Sekali itu saja. Kami tak pernah berjumpa kembali dalam cinta. Aku tersedu, bukan karena ada benih yang meringkuk dalam tempat yang paling hangat, namun aku harus kehilangan kesempatan . Ya, kesempatan emas sudah lewat.
Kemudian ada lelaki kedua. Ah...dia mendua juga. Empat tahun lamanya aku bersamanya. Mengais cinta melankolika. Aku amat cinta padanya, tak terhingga. Lelaki itu, matanya seperti elang, sering mengirimiku puisi. Tapi bagaimana mungkin menerjemahkannya sebagai bunga bila ia membisikkan nama perempuan yang mematahkan perasaanku. Ia melukaiku. Ia merontokkan sendi-sendi tulangku hingga...plassssss...! Hatiku berkeping-keping, cintaku luluh lantah. Kukatakan sekali itu dan untuk terakhir kalinya : Pergilah, bawalah dirimu, aku lebih berarti dan lebih menjadi manusia, saat sendiri Pagi itu, kuberikan pelukan paling hangat buatnya, lelaki kedua, didadanya pernah kusimpan cinta teramat indah.
Lelaki ketiga. Sulit untuk mengurai kata tentangnya. Karena ia hanya menemaniku di arasynya, dari jarak yang tak terpetakan. Bersitatap dengannya dalam bait-bait puisi yang tak pernah usai. Mengejawantahkan rasa yang tak pernah bisa kueja dengan kata-kata, sajak, puisi, prosa, cerpen, semua tak pernah usai. Bersijingkat ia masuk lewat koma, tanya, seru, tapi tak juga mencapai titik. Aku tidak tahu, lewat spasi mana dia masuk. Kapan, akupun tak tahu. Yang pasti matanya tak pernah terhenti menusuki. Aku berada pada dioramanya.Menggapai-gapai tanganku lelah menggapai. Tak terjangkau. Aku mencintainya dalam kubangan luka, duka , nyeri, perih dan mungkin sampai TITIK.
|
Disarankan: 0
 |
| |
henceu Rabu, 27 Agustus 2008 @ 10:05 WIB
 (Reply)
hmmmm.. kalau lebih asik berkutat dengan koma, tanya, petik, kutip dengan lelaki ke tiga ini mending gak sampai ke titik yah teh?hihiii
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Rabu, 27 Agustus 2008 @ 10:29 WIB
membayangkan "titik" seperti maut hinis....!!!
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
ini indi Rabu, 27 Agustus 2008 @ 10:33 WIB
 (Reply)
terakhir kali denger kata 'mengejawantah', cuma dari lirik kla project...
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Rabu, 27 Agustus 2008 @ 10:40 WIB
lagu apa yang neng..?
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
nia_bjm Rabu, 27 Agustus 2008 @ 12:18 WIB
 (Reply)
mbak .. lelaki ketiga ..  hanya bayang semu yg ga pernah tersentuh yaaaaaa
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Rabu, 27 Agustus 2008 @ 13:02 WIB
ya.... hehehe...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
iestea Rabu, 27 Agustus 2008 @ 15:06 WIB
 (Reply)
bahasanya keren bangetttt... setelah baca 3colours, jadi tambah salut deh.. top banget 
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Rabu, 27 Agustus 2008 @ 16:29 WIB
hehehe,,,makaci neng is... muwach
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
icha Rabu, 27 Agustus 2008 @ 16:41 WIB
 (Reply)
hhmm asyik deh baca tulisan bunda..rasanya bs ikut larut dlm ceritanya..
keep like that bund..sll bs bawa pembaca terasa hadir dlm perasaan yg sesungguhnya ingin bunda sampaikan... seneng bgd bc tulisan bunda
 |
 |
| |
 |
bunda Rabu, 27 Agustus 2008 @ 19:04 WIB
thx u so much...cha bunda hanya menulis apa yang ada di hati aja..
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
mhimi Rabu, 27 Agustus 2008 @ 17:17 WIB
 (Reply)
bunda...............kangeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
bundaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
tunggu aku digarutttttttttttttttttttttttttttt
 |
 |
| |
 |
bunda kangen mhimi Rabu, 27 Agustus 2008 @ 19:06 WIB
come here..mhimi... miss u so much.. big hug
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
awonk Rabu, 27 Agustus 2008 @ 17:17 WIB
 (Reply)
kalo sayah lelaki ka sabaraha nyak???
 |
 |
| |
 |
bunda Rabu, 27 Agustus 2008 @ 19:08 WIB
sssssssssttttt....jangan bilang" wonk.... nanti di pm an aja yak....
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
haerulsohib Kamis, 28 Agustus 2008 @ 09:11 WIB
 (Reply)
lelaki ketiga ?....who is there ..?... sorrry bunda baru koment untuk postingan ini....
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Kamis, 28 Agustus 2008 @ 09:29 WIB
hmmmmm,..perlu kujelaskan lagi...????
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
coffee tozie Kamis, 28 Agustus 2008 @ 16:56 WIB
 (Reply)
gak bisa komentar apa2 bunda ... cuma menerka2 .. dua diantaranya kemungkinan sich tahu ... tapi yang satu lagi gak kebayang ... keep writing bun
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Kamis, 28 Agustus 2008 @ 18:00 WIB
hi tozie, datang ke sini bukan pengen tahu laki" ke 3..khan..?
|
| |
|
|
 |
 |
 |
|
|
Selasa, 26 Agustus 2008 @ 09:18 WIB - Diari
Haikal akhirnya datang juga malam tadi ! Siapa Haikal...? Ia sahabatku, hampir sepuluh tahun ia masih tetap menjadi sahabatku. Tak ada yang berubah, begitupun ketika kami masing-masing memilih jalan sendiri-sendiri untuk menjadi single parrent. Kami masih menjadi sepasang sahabat dengan kekuatan pertemanan yang kadang sulit difahami. Mungkin hanya kami yang bisa mengerti dan saling memahami.
Sudah empat tahun lamanya kami tidak bertemu. Dan memang dari dahulu juga kami tidak selalu bisa bersama-sama dalam satu tempat. Namun Haikal selalu saja serasa ada di sini, di dada ini. Betapa tidak, dimanapun ia berada, selalu ada kabar yag tersiar, selalu ada cerita yang tergambar. Entah itu lewat dering telepon, atau lewat email, atau lewat daun jambu yang berguguran diterbangkan angin, Haikal selalu ada.
Jauh dari tempat yang tak terpetakan, Haikal datang membawa suasana hatiku riang seperti rinai burung di pagi hari. Aku menyambutnya gembira, seperti Agam menerima hadiah sebuah sepeda beberapa hari yang lalu.
Kal, apa yang membawamu sampai di tempat ini ? , tanyaku. Haikal memelukku, eraaaat sekali. Dadaku sampai sesak, karena badannya tinggi besar. Beberapa detik aku masih dalam dekapan ia, tangannya yang besar mengusap usap rambutku. Aku terhisak di dadanya yang bidang. Selalu saja begitu, keharuan membuncah, mengalirkan beningnya air mata.
Hatiku yang membawanya kemari, aku kangen bau tubuhmu, aku juga rindu keegoisanmu, aku rindu perdebatan seru, aku rindu matamu yang nakal, aku rindu semuanya, semuanya , cerocosnya membuat aku tertawa. Kulepaskan pelukannya. Lalu Haikal memapahku. Ah...Haikal tahu tubuh ringkihku sudah tidak sekuat dulu lagi.
Malam kian larut, ceritapun masih berlanjut. Amoy-dia menyebutku demikian , kuatkan hatimu , begitu banyak orang yang sayang padamu. Demi orang yang menyayangimu dan Moy sayangi, Moy harus kuat, lawan semuanya dengan kekuatanmu, kuat ya Moy
Aku gak kuat Kal, aku sendirian, aku kesakitan, aku kesepian, aku.... Haikal kembali memelukku, eraaaaat sekali. Aku berlindung di dadanya yang bidang. Kurasakan degupnya yang teratur, dag...dug...dag..dug.... Moy tidak sendiri, ada aku ada Flo, ada anak-anak, bukankah semuanya menemanimu selama ini ? Moy masih ingat teman kita Aliep yang meninggal sebulan yang lalu, tanpa sakit parah. Masih ingat kang Undang, sampai sekarang masih hidup, padahal dokter sudah memvonis, usianya hanya akan bertahan sampai tahun 2006 , katanya. Kalau sudah begini, aku tak sanggup berkata lagi.
Obrolanku sampai malam belum juga terhenti. Haikal membuatkan makanan kesukaanku, scotle kentang dengan keju dan daging cincang. Ya, tengah malam di dapur berisik, ada suara piring, gelas, sendok, garpu saling beradu. Ada tawa riang, ada wajah sendu, semuanya berpadu......
Tak terasa waktu terus bergulir, aku dan Haikal masih menghabiskan waktu. Bercerita, bercanda, tertawa dan menangis bersama. Sampai saatnya mataku tak sanggup lagi untuk kubuka, masih terdengar suara Haikal membacakan doa, Bismika Allahuma Ahya Wabismika Aamuut, jempol tangannya mengusap-usap alisku bergantian kiri-kanan hingga akhirnya aku terlelap.
Subuh aku terjaga, saat suara adzan berkumandang. Mataku masih berat namun kupaksakan untuk kubuka. Dan Haikal ?? Dimana dia tidur semalaman ? Aku menggapainya, tak ada. Haikal, dimana dia ? Tanganku menggapai-gapai, mataku masih setengah tertutup saat kutemukan telepon genggamku masih di tempat yang sama. Ada pesan masuk. Haikal Insya Allah aku terbang besok, sampai di bandara jam 20.15 WIB, tunggu aku di rumah empat jam kemudian Pengirim: Haikal +6141534*** Dikirim: 02:41:10 26/08/2008
Lalu, Haikal.....yang semalam itu..??
*************
|
Disarankan: 0
 |
| |
loiyloi Selasa, 26 Agustus 2008 @ 09:45 WIB
 (Reply)
nah looooo...
siapa hayoooo... mbak dee berani baca ini gak ya ..?? hahahaha
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Selasa, 26 Agustus 2008 @ 11:18 WIB
tharaaaammmm.... mana mbak dee...hihihihi..ada apa dee dengan haikalpostingan ini ?
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
nia_bjm Selasa, 26 Agustus 2008 @ 10:01 WIB
 (Reply)
haikal yang mana lagi dunk mbak??? 
btw .. sahabat itu ga akan pernah terlupakan walau telah berpuluh tahun lamanya ..
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Selasa, 26 Agustus 2008 @ 11:21 WIB
haikal ya haikal.... hayaaaahh..tul deh apa yang nisa bilang
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
ini indi Selasa, 26 Agustus 2008 @ 10:39 WIB
 (Reply)
lho? lho? kok bisa, ya?? indi jadi bingung nih sampe jidat berkerut", hihihi..
tapi bunda, kalo dari ceritanya, aku juga punya temen yg kaya haikal. kita selalu saling berbagi (walo jaraaaaang banget ketemu), padahal waktu itu dia lagi gloomy gara" hubungannya serisunya berakhir, begitu juga aku (yg lagi ngebet"nya sama si gerry, hihihi).
dia caring indi kalo lagi sakit, etc.. dan sekarang, dia jadi pacar indi. uhm.. siap" aja bunda sama haikal jadi.... (isi sendiri). tapi pastiin haikal'nya asli, ya
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Selasa, 26 Agustus 2008 @ 11:23 WIB
wawww..amazing ya neng indi geulis.. ray mu kah itu..?
mungkin gak yah bunda bakal sepertimu..? kayaknya waktu yang akan menjawab.
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
koesplator Selasa, 26 Agustus 2008 @ 11:08 WIB
 (Reply)
wah....kini ada 2 inisial 'h' tinggal pilih yang mana sesuka bunda apa perlu digosipin neh .... wwwkaaaakk ...... perlu minta bantuan ketua kpuc yg lama ga mantau lagi ...
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Selasa, 26 Agustus 2008 @ 11:27 WIB
huwaaaaaaa....mas koes neh bigos deh... "h" satu lagi capa c..? hardi, heru, himas, herul, harry, hoceph, hisot, hoesank.....
ihihihi..kpuc nya lagi ngurus pendaftaran caleg dulu neh mas koes kayaknya....
|
 |
 |
| |
 |
harry_zoe Selasa, 26 Agustus 2008 @ 12:43 WIB
ada lagi hoesplator
|
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Selasa, 26 Agustus 2008 @ 12:51 WIB
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
emak_quecantik Selasa, 26 Agustus 2008 @ 11:26 WIB
 (Reply)
haiyaaaa...haikal. bukannya itu mantan emak dolo...ngapain sampe ke garut perasaan dulu keluar jambi aja ga' pernah. hehehehehe.....romantis tu bunda kalo mo bobo diusap usap alisnya, emak jg pengen..minta ah sama c ayah
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Selasa, 26 Agustus 2008 @ 11:30 WIB
kyaaaaaaaaaa....kyaa..kyaaa.... jangan jangan ini haikal yang sama.....
hihihi..minta sonoh ma cama c ayah...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
henceu Selasa, 26 Agustus 2008 @ 11:47 WIB
 (Reply)
mimpina nyata pisan yah teh...hihiii
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Selasa, 26 Agustus 2008 @ 12:47 WIB
wakakaakkkk.. haikal kebawa mimpi...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
g3kfi Selasa, 26 Agustus 2008 @ 12:21 WIB
 (Reply)
wah ternyata bunda single parent yaw..??kereeennn[:d]
aku baru tau lho...maklum anak baru di bloggaul
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Selasa, 26 Agustus 2008 @ 12:48 WIB
aheuheuheuheu.... keren apa'an...c..?
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
harry_zoe Selasa, 26 Agustus 2008 @ 12:38 WIB
 (Reply)
haikal??????
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Selasa, 26 Agustus 2008 @ 12:53 WIB
harry????? kemana aza c...? lama gak ketemu
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
kurajamban Selasa, 26 Agustus 2008 @ 13:30 WIB
 (Reply)
??????????????? loh ? kok bisa ya ???? itu ajaib sekali si haikal nya, belajar ilmu di mana yah.... hauhauhuahua !
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Selasa, 26 Agustus 2008 @ 13:40 WIB
hhhehehehe..belajar ilmu ngilang di banten....kalee
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
abell Selasa, 26 Agustus 2008 @ 16:02 WIB
 (Reply)
ooh jadi cuma mimpi toh.... aku pikir haikal afi2 heheheh
 |
 |
| |
 |
sastrawiguna Selasa, 26 Agustus 2008 @ 17:14 WIB
hehehehe... ya bell mimpi dowang
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
icha Selasa, 26 Agustus 2008 @ 18:57 WIB
 (Reply)
congratulats bunda...
'sahabat' org yg paling kita tau apa mau nya, bahkan sebelum dia berucap.kita pasti tau kalimat apa yg akan muncul dari mulutnya
 |
 |
| |
 |
bunda neng icha Selasa, 26 Agustus 2008 @ 22:54 WIB
hallo neng icha.... betul sekali pokoknya sahabat itu orang yang sejiwa, senyawa..walah..apa lagi coba...hihihihi..dengan kita....begitu neng... lop neng icha ah...lope..lope...
|
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
merama Selasa, 26 Agustus 2008 @ 20:46 WIB
 (Reply)
bunda bikin merinding aja... 
sapa tuh yang sama moy? hayoooo
btw haikal nya dari australi yah?
 |
 |
| |
 |
bunda kangen mer Selasa, 26 Agustus 2008 @ 22:58 WIB
haizaaaaa..merinding ya mer..? bunda kangen mer..iiyhhh..gimana..kabarnya..?
hehehe..yang sama moy...hehehe..c..gonjreng ta gonjreng gonjreng....hihihi
yupe haikal dari oz...mau dateng neh,..bunda lagi nunggu..
|
| |
|
|
 |
 |
 |
|
|
S E L A N J U T N Y A »
|
|
Created on:
Sabtu, 22 September 2007 @ 20:59 WIB |
|
|